Indahnya berbagi kebahagiaan bersama anak-anak PAUD
“Jika ada
seseorang yang mendidik anaknya, maka itu lebih baik daripada bersedekah
dengan satu sha’ setiap hari untuk fakir miskin.” (HR. al-Tirmidzi) Imam
Ali bin Abi Thalib berkata, ”Sebaik-baik yang diwariskan oleh bapak kepada
anaknya adalah pendidikan.” Ibnu Mas’ud berkata, ”Setiap pendidik sangat senang
untuk diadili bersama didikannya, dan sesungguhnya pendidikan Allah adalah
Al-Qur’an.” Dari riwayat-riwayat di atas, sangatlah jelas betapa mendidik
adalah tugas yang mulia, terutama mendidik anak. Dan, mendidik anak sejak kecil
dengan nilai-nilai merupakan dasar pendidikan Islam. Dari Ibnu Abbas ra.,
Rasulullah saw. bersabda, “Muliakanlah anak-anakmu, dan perbaikilah
pendidikan mereka.”
Dalam proyek
kebaikan ke-II saya dan teman teman kelompok saya berkunjung ke pos PAUD
PERMATA HATI yang berada di kelurahan bulusan kecamatan tembalang, semarang.
Kami disana mengikuti serangkaian kegiatan pada hari itu. Kami menyambut satu
persatu anak anak yang datang dan berkenalan dengan mereka satu persatu.
Kegiatan pertama yang kami lakukan adalah berdoa bersama menurut ajaran islam
karena PAUD tersebut adalah PAUD islam. Setelah itu kami mengajak mereka
bermain edukasi yaitu berupa menyusun mainan kecil yang bisa menjadi
rumah-rumahan, rel kereta, kubus, persegi, dan lain-lain. Mainan ini mereka
sebut dengan “bongkar pasang”. Kami menemani dan membantu mereka bermain pada
saat itu.
Setelah satu jam kemudian saatnya “break” atau makan. Mereka semua sudah membawa bekal sendiri-sendiri dari rumah masing-masing. Kami menemani mereka makan dan berdoa sebelum makan. Disaat waktu istirahat tersebut mereka ada yang sambil main ayunan, memasang puzzle, mewarnai gambar, lari sana lari sini, tapi ada juga yang duduk diam sambil menikmati makanannya. Setelah break kami melanjutkan bermain bersama mereka. Kami bermain dengan banyak mainan anak-anak yang tersedia di PAUD tersebut sampai jam 10 waktu nya pulang sudah tiba. Setiap mereka sebelum pulang kami membantu guru-guru disana untuk memberikan stempel lucu pada tangan mereka dan satu stiker kecil pada masing-masing anak. Mereka pun senang, lalu membaca doa pulang bersama. Setelah itu kami berfoto bersama mereka semua.

