Kamis, 10 Desember 2015

Indahnya berbagi kebahagiaan bersama anak-anak PAUD
“Jika ada seseorang yang mendidik anaknya, maka itu lebih baik daripada  bersedekah dengan satu sha’ setiap hari untuk fakir miskin.”  (HR. al-Tirmidzi) Imam Ali bin Abi Thalib berkata, ”Sebaik-baik yang diwariskan oleh bapak kepada anaknya adalah pendidikan.” Ibnu Mas’ud berkata, ”Setiap pendidik sangat senang untuk diadili bersama didikannya, dan sesungguhnya pendidikan Allah adalah Al-Qur’an.” Dari riwayat-riwayat di atas, sangatlah jelas betapa mendidik adalah tugas yang mulia, terutama mendidik anak. Dan, mendidik anak sejak kecil dengan nilai-nilai merupakan dasar pendidikan Islam. Dari Ibnu Abbas ra., Rasulullah saw. bersabda, “Muliakanlah anak-anakmu, dan perbaikilah pendidikan mereka.”

Dalam proyek kebaikan ke-II saya dan teman teman kelompok saya berkunjung ke pos PAUD PERMATA HATI yang berada di kelurahan bulusan kecamatan tembalang, semarang. Kami disana mengikuti serangkaian kegiatan pada hari itu. Kami menyambut satu persatu anak anak yang datang dan berkenalan dengan mereka satu persatu. Kegiatan pertama yang kami lakukan adalah berdoa bersama menurut ajaran islam karena PAUD tersebut adalah PAUD islam. Setelah itu kami mengajak mereka bermain edukasi yaitu berupa menyusun mainan kecil yang bisa menjadi rumah-rumahan, rel kereta, kubus, persegi, dan lain-lain. Mainan ini mereka sebut dengan “bongkar pasang”. Kami menemani dan membantu mereka bermain pada saat itu.

Setelah satu jam kemudian saatnya “break” atau makan. Mereka semua sudah membawa bekal sendiri-sendiri dari rumah masing-masing. Kami menemani mereka makan dan berdoa sebelum makan. Disaat waktu istirahat tersebut mereka ada yang sambil main ayunan, memasang puzzle, mewarnai gambar, lari sana lari sini, tapi ada juga yang duduk diam sambil menikmati makanannya. Setelah break kami melanjutkan bermain bersama mereka. Kami bermain dengan banyak mainan anak-anak yang tersedia di PAUD tersebut sampai jam 10 waktu nya pulang sudah tiba. Setiap mereka sebelum pulang kami membantu guru-guru disana untuk memberikan stempel lucu pada tangan mereka dan satu stiker kecil pada masing-masing anak. Mereka pun senang, lalu membaca doa pulang bersama. Setelah itu kami berfoto bersama mereka semua.

2 komentar:

  1. Saya setuju dengan tindakan kakak diataas . Dengan menemani adik2 kecil bermain atau melakukan kegiatan yg ada adalah perbuatan yg sangat baik dan mulia . Terus berkarya kak . Kami tunggu posting berikutnyaaa ^^

    BalasHapus
  2. Berbuat kebaikan tidak harus dengan materi.dengan mengajar anak PAUD pun bisa memiliki dampak bagi sesama.khusunya untuk anak-anak generasi penerus bangsa

    BalasHapus