MENDAMAIKAN ORANG-ORANG YANG BERSELISIH
Dalam hidup bermasyarakat, lumrah bila
terjadi perselisihan, apalagi perselisihan itu hanya beda pendapat karena
bedanya ilmu dan pengetahuan seseorang, beda pendapat sehingga menimbulkan
perselisihan biasanya mudah untuk diselesaikan, tapi sangat sulit bila
perselisihan itu terjadi karena beda pendapatan. Jangankan
perpecahan sedangkan terjadinya perselisihan harus segera diselesaikan agar
hidup harmonis dan bersatu kembali sebagai muslim dengan
naungan Ukhuwah Islamiyah.
Rasulullah
menyampaikan risalah kebenaran kepada ummat manusia pada satu sisi agar ummat
hidup dalam perdamaian, saling tolong menolong dan hidup harmonis karena
permusuhan bukanlah ummat yang terbaik. Dalam surat Ali Imran ayat
103 Allah berfirman, ”Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali agama
Allah, dan janganlah kamu bercerai berai dan ingatlah akan nikmat Allah ketika
kamu dahulu masa jahiliyah bermusuh-musuhan, maka Allah menjinakkan antara hati
kamu. Lalu menjadikan kamu karena nikmat Allah orang-orang bersaudara...”
Itulah
keadaan ummat sebelum dipersatukan dalam tali kasih Islam. Sungguhpun demikian rupa
keadaan mereka akan tetapi dengan nikmat Allah yakni dengan agama Islam, mereka
telah dapat dipersatukan hatinya sehingga mereka itu menjadi ummat yang bersatu
dan bersaudara lahir dan batin.
Suatu
hal yang lumrah kalau manusia diciptakan Allah dalam keadaan bersuku-suku dan
berbangsa bangsa serta berlainan partai serta golongan. Itu semua realitas
kejadian manusia sebagaimana firman Allah dalam surat Al Hujurat 49;13 yang
artinya, ”Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang
dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa an bersuku-suku
supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia
diantara kamu disisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa...”
“orang-orang
beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah
hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu
mendapat rahmat.”[ Al-Hujurat [49: 10).
Dr. Saad Riyadh dalam
bukunya berjudul Jiwa Dalam Bimbingan Rasulullah Saw, menyatakan tentang
Mendamaikan orang-orang yang berselisih ;
Islam adalah agama
yang sangat mendorong terciptanya hubungan baik diantara sesama manusia. Salah
satu tanda terbinanya hubungan yang baik antara seseorang dengan orang lain
adalah orang tersebut merasa suka atau senang jika saudaranya itu mendapatkan
kebaikan sebagaimana dirinya juga suka mendapat kebaikan. Demikian juga, jika
saudaranya itu mendapat kesulitan, maka dia selalu siap disampingnya untuk
membantu. Selain itu, apabila terjadi perselisihan diantara saudareanya
maka dia berusaha mendamaikan. Jika masing-masing individu berprilaku seperti
ini maka dapat diyakini akan muncul pribadi-pribadi yang baik dan selanjutnya
mengarah kepada terbentuknya masyarakat yang bersatupadu, yaitu yang kokoh
laksana satu tubuh. Apabila satu bagian menderita sakit, maka yang lain juga
akan ikut demam dan merasa gelisah.
Mengingat pentingnya
hal ini, dapat dilihat bahwa Rasulullah saw, seringkali mewasiatkannya dalam
berbagai hadits. Diantaranya beliau bersabda,”Setiap ruas jari manusia harus
bersedekah setiap hari. Berbuat adil terhadap orang lain merupakan sedekah” [HR.
Bukhari].
Dalam hadits lain
Rasulullah saw, bersabda,”Maukah kalian aku beri tahu tentang suatu amalan
yang lebih tinggi derajat [keutamaannya] dari puasa, shalat, maupun
sedekah?”.Para sahabat serentak menjawab,”Ya”.Beliau lalu bersabda,”Mendamaikan
hubungan persahabatan dan kekerabatan karena rusaknya hal tersebut merupakan
tanda kehancuran” [HR. Tirmidzi].
maka dari itu kita harus mendamaikan orang yang berselisih atau berbeda pendapat ya :)
artikel yang sangat bagus, membuat kita terketuk akan hadirnya Tuhan
BalasHapusnice writing, keep going.
BalasHapusgoodpost tis.. semoga post mu ini bnr-benar bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan bukan hanya sebagai wacana belaka.. kutunggu post selanjutnya yaa GBU
BalasHapussaya sangat setuju, banyak dari kita ini setiap ada perselisihan kita akan ikut berselisih. namun, dengan artikel ini kita bisa belajar untuk mendamaikan perselisihan tanpa kekerasan pula. Semoga menjadi berkat dan bermanfaat bagi oranglain :)
BalasHapusSetujuu sekali terutama bagi kalangan anak muda yg tdk dipungkiri bnyk terjadi kesalahpahaman. Semova kt bs menjadi pemersatu dan bukan profokator yg buruk
BalasHapusKita sbgai generasi mudah harus selalu menjadi pemersatu krna gnerasi muda hadir untuk kedamaian bukan untuk perang ataupu profokator
BalasHapusKita sbgai generasi mudah harus selalu menjadi pemersatu krna gnerasi muda hadir untuk kedamaian bukan untuk perang ataupu profokator
BalasHapusGreat post artisa❤️
BalasHapusBlognya keren! Semoga dapat menginspirasi
BalasHapus