Jumat, 30 Oktober 2015

MENDAMAIKAN ORANG-ORANG YANG BERSELISIH
Dalam hidup bermasyarakat, lumrah bila terjadi perselisihan, apalagi perselisihan itu hanya beda pendapat karena bedanya ilmu dan pengetahuan seseorang, beda pendapat sehingga menimbulkan perselisihan biasanya mudah untuk diselesaikan, tapi sangat sulit bila perselisihan itu terjadi karena beda  pendapatan. Jangankan perpecahan sedangkan terjadinya perselisihan harus segera diselesaikan agar hidup harmonis dan  bersatu  kembali sebagai muslim dengan naungan Ukhuwah Islamiyah.

Rasulullah menyampaikan risalah kebenaran kepada ummat manusia pada satu sisi agar ummat hidup dalam perdamaian, saling tolong menolong dan hidup harmonis karena permusuhan bukanlah ummat yang terbaik. Dalam  surat Ali Imran ayat 103 Allah berfirman, ”Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali agama Allah, dan janganlah kamu bercerai berai dan ingatlah akan nikmat Allah ketika kamu dahulu masa jahiliyah bermusuh-musuhan, maka Allah menjinakkan antara hati kamu. Lalu menjadikan kamu karena nikmat Allah orang-orang bersaudara...”

            Itulah keadaan ummat sebelum dipersatukan dalam tali kasih Islam. Sungguhpun demikian rupa keadaan mereka akan tetapi dengan nikmat Allah yakni dengan agama Islam, mereka telah dapat dipersatukan hatinya sehingga mereka itu menjadi ummat yang bersatu dan bersaudara lahir dan batin.

            Suatu hal yang lumrah kalau manusia diciptakan Allah dalam keadaan bersuku-suku dan berbangsa bangsa serta berlainan partai serta golongan. Itu semua realitas kejadian manusia sebagaimana firman Allah dalam surat Al Hujurat 49;13 yang artinya, ”Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa an bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa...”

orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.”[ Al-Hujurat [49: 10).
Dr. Saad Riyadh dalam bukunya berjudul Jiwa Dalam Bimbingan Rasulullah Saw, menyatakan tentang Mendamaikan orang-orang yang berselisih ;
Islam adalah agama yang sangat mendorong terciptanya hubungan baik diantara sesama manusia. Salah satu tanda terbinanya hubungan yang baik antara seseorang dengan orang lain adalah orang tersebut merasa suka atau senang jika saudaranya itu mendapatkan kebaikan sebagaimana dirinya juga suka mendapat kebaikan. Demikian juga, jika saudaranya itu mendapat kesulitan, maka dia selalu siap disampingnya untuk membantu. Selain itu, apabila  terjadi perselisihan diantara saudareanya maka dia berusaha mendamaikan. Jika masing-masing individu berprilaku seperti ini maka dapat diyakini akan muncul pribadi-pribadi yang baik dan selanjutnya mengarah kepada terbentuknya masyarakat yang bersatupadu, yaitu yang kokoh laksana satu tubuh. Apabila satu bagian menderita sakit, maka yang lain juga akan ikut demam dan merasa gelisah.
Mengingat pentingnya hal ini, dapat dilihat bahwa Rasulullah saw, seringkali mewasiatkannya dalam berbagai hadits. Diantaranya beliau bersabda,”Setiap ruas jari manusia harus bersedekah setiap hari. Berbuat adil terhadap orang lain merupakan sedekah” [HR. Bukhari].

Dalam hadits lain Rasulullah saw, bersabda,”Maukah kalian aku beri tahu tentang suatu amalan yang lebih tinggi derajat [keutamaannya] dari puasa, shalat, maupun sedekah?”.Para sahabat serentak menjawab,”Ya”.Beliau lalu bersabda,”Mendamaikan hubungan persahabatan dan kekerabatan karena rusaknya hal tersebut merupakan tanda kehancuran” [HR. Tirmidzi].
maka dari itu kita harus mendamaikan orang yang berselisih atau berbeda pendapat ya :)

9 komentar:

  1. artikel yang sangat bagus, membuat kita terketuk akan hadirnya Tuhan

    BalasHapus
  2. goodpost tis.. semoga post mu ini bnr-benar bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan bukan hanya sebagai wacana belaka.. kutunggu post selanjutnya yaa GBU

    BalasHapus
  3. saya sangat setuju, banyak dari kita ini setiap ada perselisihan kita akan ikut berselisih. namun, dengan artikel ini kita bisa belajar untuk mendamaikan perselisihan tanpa kekerasan pula. Semoga menjadi berkat dan bermanfaat bagi oranglain :)

    BalasHapus
  4. Setujuu sekali terutama bagi kalangan anak muda yg tdk dipungkiri bnyk terjadi kesalahpahaman. Semova kt bs menjadi pemersatu dan bukan profokator yg buruk

    BalasHapus
  5. Kita sbgai generasi mudah harus selalu menjadi pemersatu krna gnerasi muda hadir untuk kedamaian bukan untuk perang ataupu profokator

    BalasHapus
  6. Kita sbgai generasi mudah harus selalu menjadi pemersatu krna gnerasi muda hadir untuk kedamaian bukan untuk perang ataupu profokator

    BalasHapus
  7. Blognya keren! Semoga dapat menginspirasi

    BalasHapus